Rabu, 02 Maret 2016

Banjir Tangerang Surut, Akses Jalan ke Jakbar Kini Bisa Dilewati

ACEHPOKER hadir untuk Anda semua pecinta permainan kartu POKER ONLINE yang khususnya berada di Asia. Dengan sistem teknologi baru dan server kecepatan tinggi akan membuat permainan poker Anda lebih seru dan menarik bersama teman-teman Anda maupun saingan Anda.Klik Jackpot PokerBonus 10.000Anda Bisa Langsung Daftar 

http://goo.gl/5tR8bi
 ACEHPOKER.COM TANGERANG- Banjir di sejumlah titik di Kota Tangerang mulai surut pada hari ketiga ini. Akses jalan yang menghubungkan Tangerang-Jakarta Barat pun kini sudah bisa dilalui kendaraan.

Seperti terpantau di Kampung Candulan, Petir Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, genangan air dari luapan Kali Angke sudah surut. Padahal 2 hari sebelumnya, jembatan dan jalan alternatif dari Puri Jakarta Barat menuju Cipondoh atau Tangerang, tidak bisa dilalui lantaran direndam banjir hingga 1 meter.

"Alhamdulillah sekarang bisa dilewati. Jembatannya sudah kering, kemarin mah sampai tidak terlihat, terendam Kali Angke," tutur seorang pengendara motor Anto Rahmat yang ingin berangkat kerja ke Jakarta.

Menurut dia, akses Kampung Candulan ini sangatlah penting. Sebab, bila tidak melalui jalan ini, dia harus berputar dengan jarak 3 kali lipat lebih jauh. Melalui Jalan Daan Mogot, Jalan Joglo, atau lewat Ciledug yang aksesnya lebih macet.

"Ya kalau sudah terendam banjir kaya kemarin, kita pasrah saja. Muter-muter cari jalan, yang penting bisa sampai kantor," tutur dia.

Sementara itu, titik banjir di Kecamatan Periuk juga sudah surut. Dua hari kemarin banjir merendam ribuan rumah di kecamatan tersebut, seperti di Perumahan Periuk Damai, Mutiara Pluit, Alamanda, Grand Garden, Taman Elang, dan Total Persada.

Akses yang sempat terputus dari Pasar Total Persada menuju Total Persada dan Alamanda pun sudah bisa dilewati. Sebelumnya terendam hingga 70-80 cm. Seperti diungkapkan Lurah Gembor Kecamatan Periuk, Sobri.

"Untuk Total Persada karena dibantu sekitar 9 pompa satelit dan manual, jadi genangan sudah surut," ucap Sobri.



http://goo.gl/5tR8bi


'Ramalan' ACEHPOKER.COM dan Siklus Gempa 200 Tahunan Mentawai

ACEHPOKER hadir untuk Anda semua pecinta permainan kartu POKER ONLINE yang khususnya berada di Asia. Dengan sistem teknologi baru dan server kecepatan tinggi akan membuat permainan poker Anda lebih seru dan menarik bersama teman-teman Anda maupun saingan Anda.Klik Jackpot PokerBonus 10.000Anda Bisa Langsung Daftar 

http://goo.gl/5tR8bi
 ACEHPOKER.COM Prediksi mengerikan diucapkan Brian Tucker, Presiden GeoHazards pascagempa Nepal yang meluluhlantakkan Kathmandu kaki Himalaya pada Sabtu 25 April 2015.

"Jika Anda bertanya, di mana gempa besar berikutnya akan terjadi, bukti yang paling kuat mengarah ke lepas pantai Sumatera," kata dia, seperti dikutip dari Time. 

GeoHazards adalah lembaga nonprofit asal California, Amerika Serikat, yang mengkampanyekan pengurangan risiko bencana alam di daerah-daerah paling rawan di dunia.

Prediksi tersebut kini 'terbukti' -- meski tak sepenuhnya terhadi. Hari ini, Rabu (2/3/2016), lindu besar dengan kekuatan 8,3 skala Richter mengguncang KepulauanMentawai  pada pukul 19.49 WIB. Namun, kekuatan gempa kemudian direvisi menjadi 7,8 SR. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, pusat gempa berada di 682 km Barat Daya Kepulauan Mentawai, di kedalaman 10 km, dan berpotensi memicu tsunami. 

Sampai berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa. Namun, ribuan warga yang tinggal di wilayah pesisir telah dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi. 

Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat -- juga Pulau Sumatera secara keseluruhan -- adalah wilayah rawan gempa dan tsunami. 

Pulau-pulau di Mentawai sesungguhnya adalah dasar laut yang muncul di permukaan karena adanya tumbukan lempeng-lempeng bumi. 

Lempeng bumi itu masih akan terus bertumbukan, yang kemudian menimbulkan gempa berpotensi tsunami.

Gempa dahsyat sebelumnya pernah terjadi. Pada 26 Desember 2004, gempa dengan kekuatan 9,1 skala Richter mengguncang Samudera Hindia. Di ujung barat laut Sumatera.




Gempa memicu tsunami 30 meter, menghantam Aceh, Thailand, Sri Lanka, India, Maladewa, dan pesisir timur Afrika. Jutaan liter air laut tumpah ke daratan. Lebih dari 230 ribu nyawa melayang atau dinyatakan hilang. Menjadi salah satu bencana terdahsyat pada Abad ke-21

Lindu  7,6 skala Richter juga pernah mengguncang Sumatera Barat dan menewaskan  1.117 orang pada 30 September 2009. 

Pada masa lalu guncangan alam juga pernah menghadirkan nestapa. Kala itu, Minggu 25 November 1833 sekitar pukul 22.00 WIB, lindu dengan kekuatan 8,8 sampai 9,2 skala Richter mengguncang, pusatnya berada di lepas pantai barat Andalas. Penyebabnya adalah pecahnya segmen palung Sumatera sepanjang 1.000 km.
Lindu dirasakan kuat di Padang, Sumatera Barat. Awalnya, getaran dianggap biasa. Namun, disusul guncangan kencang.

"Orang-orang berhamburan keluar, khawatir bakal terkubur di bawah bangunan yang bergetar hebat," demikian tulis seorang ilmuwan Dr. A.F.W. Stumpff, seperti ACEHPOKER.COM kutip dari makalah ilmiah berjudul 'Source parameters of the great Sumatran megathrust earthquakes of 1797 and 1833 in ferred from coral microatolls' yang salah satu penulisnya adalah ahli Indonesia, Danny Hilman Natawidjaja.

Peristiwa tersebut hanya terjadi 3 menit, namun dampaknya luar biasa. Gempa memicu terjadinya tsunami yang menerjang pesisir barat Sumatera dengan wilayah terdekat dari pusat gempa adalah Pariaman hingga Bengkulu.

Bencana pada 1883 yang berpusat di wilayah Sipora didahului gempa besar pada tahun 1797 di wilayah Siberut -- yang kekuatannya diperkirakan mencapai 8,7 - 8,9 SR. Lindu terjadi di Zona Megathrust Mentawai yang kini termasuk zona seismic gap (daerah jarang gempa atau yang sudah lama tidak mengalami gempa besar).

Gempa besar di (zona subduksi) Mentawai selalu berulang mengikuti siklus 200 tahunan.
http://goo.gl/5tR8bi


Mobil Honda Jazz Terjun dari Lantai 5 Depok Town Square, 2 Tewas

ACEHPOKER hadir untuk Anda semua pecinta permainan kartu POKER ONLINE yang khususnya berada di Asia. Dengan sistem teknologi baru dan server kecepatan tinggi akan membuat permainan poker Anda lebih seru dan menarik bersama teman-teman Anda maupun saingan Anda.Klik Jackpot PokerBonus 10.000Anda Bisa Langsung Daftar 


http://goo.gl/5tR8bi Sebuah mobil Honda Jazz terjun dari lantai 5 Depok Town Square pada Rabu dini hari. 2 Orang tewas dalam peristiwa nahas tersebut.

Menurut Kapolres Depok Kombes Dwiyono, peristiwa terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dini hari tadi.
 "Yang bersangkutan kerja di situ, pada saat mau pulang perempuan mengemudikan mobilnya, kemudian terjatuh," kata Dwiyono kepada ACEHPOKER.COM, Rabu (2/3/2016).

Mobil Jazz merah itu terjun dari parkiran P5 ke lantai dasar. Akibatnya, mobil itu hancur dari bagian belakang hingga depan. Kedua korban adalah Moh Ubayidillah (27) dan Dessy Khanti Hastuti (22). 

Saat ini polisi masih mendalami kasus ini dengan memeriksa beberapa saksi, di antaranya, seorang satpam Abdullah Ayub Litilohi, teman korban Asep Nurhidayat, dan pemilik mobil Hary Suci Ramadani.

http://goo.gl/5tR8bi

Khawatir Tsunami, Warga Meulaboh Gaduh Saat Gempa Mentawai

ACEHPOKER hadir untuk Anda semua pecinta permainan kartu POKER ONLINE yang khususnya berada di Asia. Dengan sistem teknologi baru dan server kecepatan tinggi akan membuat permainan poker Anda lebih seru dan menarik bersama teman-teman Anda maupun saingan Anda.Klik Jackpot PokerBonus 10.000Anda Bisa Langsung Daftar 

http://goo.gl/5tR8bi
Gempa berkekuatan besar mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu malam tadi. Gempa dengan kekuatan 7,8 Skala Richter itu memicu peringatan tsunami.  

Menyusul gempa tersebut, Badan SAR Nasional telah menambah frekuensi pemantauan aktivitas masyarakat pesisir barat selatan Aceh.

"Gempa memang tidak terasa di sini, tapi begitu terjadi kita langsung turun patroli awalnya, kemudian begitu mendapat informasi peringatan dini tsunami kita bergerak ke wilayah pesisir pantai," kata Koordinator SAR Pos Meulaboh, Aceh, Rahmad Kenedy, Rabu malam seperti dikutip dari Antara, Kamis (3/3/2016).

Setelah turun ke kawasan perkampungan pesisir pantai, ujar Rahmad, kondisi air laut serta gelombang pantai masih normal. Pihaknya tidak menemukan ada perubahan mutasi air laut yang signifikan.

Hasil pantauan seluruh tim pascagempa, ditemukan beberapa masyarakat yang panik mendengarkan informasi peringatan dini gempa berpotensi tsunami.
Mereka terutama yang tinggal di pinggir pantai seperti di Gampong (desa) Suak Indra Puri dan Pasir, kemudian Gunong Kleng.


Namun, kepanikan itu berhasil diredam tim yang turun, sehingga tidak semua masyarakat pesisir panik dan berlarian untuk evakuasi.

"Sebagian memang ada warga yang mulai panik, tapi begitu kami turun dapat mereda. Ada sebagian warga memang langsung berangkat. Mereka sudah kembali lagi setelah pencabutan peringatan tsunami," jelas Rahmad.

Menurut Rahmad, dari pantauan timnya, pertokoan yang berada di Jalan Teuku Umar tidak seperti biasa langsung menutup toko mereka dan suasana kota Meulaboh sedikit gaduh setelah ada peringatan potensi tsunami.

Pengalaman gempa Aceh sebelumnya, setelah ada gempa berpotensi tsunami selalu ada gempa susulan yang dikhawatirkan berdampak kepada masyarakat yang dalam kondisi belum begitu tenang.

"Karena itu kami malam ini bersama tim yang terkait stanby dan koordinasi lebih efektif sampai pagi, semoga saja tidak ada gempa susulan yang lebih besar yang dapat membuat warga Aceh Barat panik," lanjut Rahmad.

Tim SAR dengan instansi terkait terus memantau perkembangan meskipun BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami, akibat gempa bumi 7,8 SR yang berpusat di perairan sejauh 682 kilometer barat daya Kepulauan Mentawai, dengan kedalaman 10 kilometer pada pukul 19.49 WIB itu.
http://goo.gl/5tR8bi


Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Padang Kembali ke Rumah

ACEHPOKER hadir untuk Anda semua pecinta permainan kartu POKER ONLINE yang khususnya berada di Asia. Dengan sistem teknologi baru dan server kecepatan tinggi akan membuat permainan poker Anda lebih seru dan menarik bersama teman-teman Anda maupun saingan Anda.Klik Jackpot PokerBonus 10.000Anda Bisa Langsung Daftar 

http://goo.gl/5tR8bi
 Usai pencabutan peringatan dini tsunami gempa Mentawai oleh BMKG, ribuan warga Padang, Sumatera Barat yang mengungsi ke beberapa dataran yang lebih tinggi, berangsur-angsur kembali ke rumah mereka masing-masing, menjelang dinihari tadi. 

Ribuan warga itu sebelumnya mengungsi ke tempat yang lebih tinggi guna mengantisipasi tsunami akibat gempa 7,8 Skala Richter yang mengguncang Mentawai, Rabu 2 Maret 2016 malam.

Komandan Resimen Mahasiswa Universitas Andalas (Unand) Zilva Yoga yang memantau hal itu mengungkapkan, sejak pukul 23.30 Rabu malam, warga yang mengungsi di Limau Manis mulai meninggalkan kampus dan bergerak ke arah bawah, Kota Padang.

Namun, hingga saat ini masih tersisa beberapa warga dan anak muda di kampus Unand.

 Zilva mengatakan, Resimen Mahasiswa Unand telah mengerahkan 20 personel dan berkoordinasi dengan satpam, kepolisian, dan BPBD kota untuk membantu para pengungsi. Saat ini satuan pengaman tersebut telah dibubarkan dan kondisi di kampus Unand dinyatakan kondusif.

Di lokasi lain yakni Indarung, seperti dikutip dari Antara, Kamis (3/3/2016), seorang warga bernama Syukri melaporkan sudah tidak terjadi lagi kemacetan kendaraan di daerah itu.

Di Jalan Ulu Gadut yang sejak Rabu malam penuh dengan kendaraan pengungsi, sekarang juga berangsur sepi dan sudah normal kembali. Tampak ada beberapa kendaraan yang bergerak turun kembali ke Kota Padang.

Pengungsi lainnya bernama Floruci Tri Septari, lebih memilih bertahan di lokasi berdataran lebih tinggi hingga pagi.

Sebelumnya, Badan Metereologi dan Geofisika Sumatera Barat telah mencabut peringatan dini bahaya tsunami tepat satu jam setelah gempa 7,8 Skala Richter mengguncang perairan Mentawai dan sekitarnya.

Bersamaan dengan itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melalui siaran persnya mengimbau masyarakat untuk tidak panik dalam menanggapi isu bencana tersebut.

http://goo.gl/5tR8bi