Senin, 13 Juni 2016

Kenalan di FB Berujung Diperkosa, Ini Kronologis Pemerkosaan ABG di Tamalanrea

 

Jumadi (19), pelaku pemerkosaan terhadap AL (14) rupanya baru empat hari berkenalan dengan korbannya.
AL menceritakan, ia awalnya berkenalan dengan pelaku melalui situs jejaring sosial facebook.

"Saya kenal dia baru sekitar empat hari di facebook," kata AL yang ditemui di Polsekta Rappocini.

Dari perkenalannya itu, keduanya semakin akrab hingga sepakat untuk bertemu, Minggu (12/6/2016) subuh.

Pelaku kemudian mengajak korban untuk jalan-jalan usai menggelar salat subuh.

"Dia ajak saya jalan, katanya mau ke pantai," sambung dia.

Namun pelaku rupanya punya niat lain, ia justru membawa korban ke indekos miliknya di bilangan Jl Bung, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Di tempat itulah kemudian pelaku memaksa korban untuk berhubungan badan.

Pelaku akhirnya tertangkap oleh keluarga korban setelah si korban melaporkan kejadian itu ke ayahnya.

Saat ini pelaku bersama korban tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsekta Rappocini. (*)

http://www.acehpoker.com/ref.php?ref=LAHAN888



Minggu, 12 Juni 2016

Hasil Copa America, Ekuador Lolos ke Perempat Final

 
Ekuador lolos ke perempat final Copa America 2016 setelah mengalahkan Haiti 4-0, di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, pada Senin (13/6/2016) pagi WIB.

Gelontoran empat gol Ekuador pada pertandingan ini diciptakan oleh Enner Valencia (menit ke-11), Jaime Ayovi (20'), Christian Noboa (57'), dan Antonio Valencia (78')

Berdasarkan statistik ca2016.com, sebenarnya Haiti unggul dalam penguasaan bola, yakni 54 persen. Namun, Ekuador bermain lebih efektif saat melancarkan serangan ke pertahanan Haiti.

Selain itu, kemenangan Ekuador juga tak terlepas dari buruknya lini belakang Haiti. Beberapa kali pemain Ekuador tampak leluasa mengeksplorasi pertahanan Haiti.

Ekuador memang tampil lebih baik ketimbang pada dua laga sebelumnya. Mereka sukses membuka keunggulan lewat gol Enner Valencia saat laga baru berusia 11 menit.

Penyerang West Ham United itu menggiring bola hingga ke kotak penalti, sebelum menaklukkan kiper Haiti, Alexander Dominguez, dengan tendangan mendatar. Ekuador pun unggul 1-0.

Pada menit ke-20, Ekuador kembali membobol gawang Haiti. Kali ini gilira Jaime Ayovi yang mencatatkan namanya di papan skor. Bekerja sama dengan Enner Valencia, Ayovi yang tak terkawal dengan mudah menceploskan bola ke gawang Haiti.

Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-57, Ekuador menggandakan keunggulan menjadi 3-0 melalui gol Christian Noboa. Mendapatkan umpan silang dari Jefferson Montero, Noboa kemudian melepaskan tendangan voli keras yang tak dapat dihalau Dominguez.

Ekuador pun berada di atas angin. Unggul tiga gol atas Haiti membuat mereka tampil semakin percaya diri dalam mengacak-acak pertahanan tim asuhan Patrice Neveu.

Hasilnya, pada menit ke-78, Ekuador berhasil mencetak gol keempatnya lewat kaki pemain Manchester United, Antonio Valencia. Mirip seperti gol yang dicetak oleh Ayovi, Antonio Valencia tak terkawal setelah mendapatkan sodoran dari Enner Valencia.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, tak ada lagi gol yang tercipta. Ekuador pun menutup laga dngan kemenangan 4-0.

Hasil ini membuat Ekuador menduduki puncak klasemen Grup B dengan perolehan lima poin. Namun, mereka bisa tergeser kembali, tergantung dari hasil laga antara Brasil dan Peru yang dimulai pada pukul 07.55 WIB.

Ekuador unggul satu poin atas Brasil dan Peru yang menempati peringkat kedua dan ketiga. Adapun Haiti tersingkir lantaran berada dasar klasemen tanpa mengemas poin sama sekali.

Kendati demikian, Ekuador sudah dipastikan lolos, apa pun hasil dari laga Brasil versus Peru.

Ekuador 4-0 Haiti (Enner Valencia 11', Jaime Ayovi 20', Christian Noboa 57', Antonio Valencia 78')

Susunan Pemain

Ekuador: 22-Alexander Dominguez; 4-Juan Paredes, 2-Arturo Mina, 3-Fricson Erazo, 10-Walter Ayovi; 6-Christian Noboa, 18-Carlos Gruezo (8-Fernando Gaibor 79'); 16-Antonio Valencia, 7-Jefferson Montero; 13-Enner Valencia (9-Fidel Martinez 84'), 17-Jaime Ayovi (19-Juan Cazares 46')
Pelatih: Gustavo Quinteros (Bolivia)

Haiti: 1-Johny Placide; 4-Kim Jaggy, 3-Mechack Jerome, 5-Romain Genevois, 6-Stephane Lambese; 15-Sony Norde, 14-James Marcelin (16-Jean Alexandre 79'), 13-Kevin Lafrance (19-Max Hilaire 71'), 21-Jean Maurice; 9-Kevin Belfort (10-Jeff Louis 70'), 20-Duckens Nazon
Pelatih: Patrice Neveu (Perancis)

Wasit: Gery Vargas (Bolivia)

www.acehbet.com







Tampil di Piala Eropa, Oezil Lewatkan Puasa Ramadan

 

Puasa Ramadan adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Namun, ibadah tersebut rupanya tidak akan dijalankan oleh bintang Arsenal sekaligus penggawa timnas Jerman, Mesut Oezil.

Dalam wawancara dengan AS, Oezil mengaku akan melewatkan puasa tahun ini. Tapi dia memiliki alasan kuat atas hal tersebut.

Sepanjang Ramadan ini, Oezil harus berlatih keras dan akan tampil di ajang besar, Piala Eropa 2016. Menurutnya, dengan kondisi tersebut maka mustahil dia bisa berpuasa.

"Waktu musim panas terasa amat melelahkan. Kami juga harus bertanding dan menjalani latihan keras. Mustahil berpuasa di sana," kata Oezil.

Di timnas Jerman, Oezil tidak sendirian memeluk Islam. Ada dua pemain lain yang juga Muslim, mereka adalah Sami Khedira dan Emre Can.

Oezil bulan lalu diketahui sempat pergi ke kota suci Mekah. Dia menunaikan ibadah Umrah di sela waktu liburan kompetisi.

www.acehbet.com



Deretan Bintang-bintang Muslim di Piala Eropa 2016

 

Piala Eropa 2016 telah bergulir. Ternyata, ada banyak pemain Muslim yang berlaga dalam turnamen yang berlangsung di Prancis ini.

Prancis, Italia, Belgia, Turki, dan Albania merupakan negara-negara yang diperkuat pemain Muslim. Tentunya menjadi menarik, karena Piala Eropa kali ini bertepatan di bulan Ramadan.

Menjadi pertanyaan yang umum, apakah mereka berpuasa di tengah padatnya pertandingan di Piala Eropa? Atau mereka memilih untuk tidak berpuasa, agar kondisi tubuh tetap fit dan bisa bermain maksimal?

Gelandang Jerman, Mesut Oezil, mengakui melewatkan puasa Ramadan kali ini. Pemain Arsenal ini beralasan, tak mungkin berpuasa dalam kondisi harus bertanding dan menjalani latihan keras.

Hal serupa dilakukan oleh pemain muslim yang membela Prancis. Menurut laporan Marca, para pemain muslim Prancis memilih tidak berpuasa. Mereka tak ingin kondisi fisiknya menurun jika memaksakan tidak makan dan minum, dari matahari terbit sampai terbenam.

Siapa saja bintang Muslim luar biasa yang tampil di Piala Eropa kali ini? Berikut ulasannya, seperti dilansir albawaba.com

1. Sami Khedira (Jerman)
Khedira lahir pada 1987 di Stuttgart. Ayahnya adalah warga negara Tunisia, sedangkan ibunya orang Jerman. Berbagai gelar sukses diraih Khedira sepanjang karirnya, termasuk Liga Champions 2013-14 bersama Real Madrid dan Piala Dunia 2014 dengan Jerman.

www.acehbet.com

Menang atas Ukraina, Jerman Jaga Rekor Positif di Piala Eropa

Shkodran Mustafii disambut rekan-rekannya sesama pemain timnas Jerman seusai mencetak gol ke gawang Ukraina, Minggu (12/6/2016)
 
Acehbet – Tim nasional Jerman meraih kemenangan 2-0 atas Ukraina pada pertandingan pertama Grup C Piala Eropa 2016 di Stadion Pierre-Mauroy, Vileneuve-d’Ascq, Minggu (12/6/2016) atau Senin dini hari WIB.

Jerman membuka keunggulan pada babak pertama melalui Shkodran Mustafi pada menit ke-19. Bastian Schweinsteiger yang masuk sebagai pemain pengganti menggandakan keunggulan Der Panzer – julukan Jerman – pada pengujung laga.

Pada pertandingan di kandang Lille ini, Jerman tampil begitu mendominasi. Mereka memiliki 63 persen penguasaan bola dan sanggup melepaskan 18 tembakan berbanding enam milik Ukraina.

Akan tetapi, dari banyak peluang yang dimiliki itu, Der Panzer hanya bisa mencetak satu gol pada babak pertama. Bermula dari sepak pojok Toni Kroos, Shkodran Mustafi bergerak lebih cepat daripada Sergiy Sydorchuk untuk menyundul bola dan menaklukkan Andriy Pyatov.

Selain itu, Jerman tampak kewalahan ketika dihadapkan pada serangan balik dan situasi bola mati Ukraina. Mereka nyaris kebobolan pada menit ke-38 andai Jerome Boateng tak melakukan penyelamatan luar biasa.

Dua menit berselang, Ukraina bisa mencetak gol. Namun, wasit Martin Atkinson menganulirnya lantaran pemain Ukraina telah terlebih dahulu berada dalam posisi offside.

Pada babak kedua, dominasi permainan tetap dikuasai Jerman. Penampilan gemilang Pyatov membuat sejumlah peluang Mesut Oezil dkk gagal menembus jala gawang Ukraina.

Sebaliknya, Ukraina juga punya sejumlah peluang. Namun, tak ada satu pun peluang yang berhasil dimanfaatkan untuk mencipta gol penyama kedudukan.

Ketika memasuki masa injury time, Jerman berhasil menggandakan keunggulan lewat Schweinsteiger. Lewat sebuah serangan balik kilat, umpan silang Mesut Oezil berhasil diselesaikan Schweinsteiger untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Dengan hasil ini, Jerman memimpin klasemen sementara Grup C dengan tiga poin. Mereka unggul selisih gol dibandingkan Polandia yang menang 1-0 atas Irlandia Utara.

Hasil ini juga menjaga tren positif Jerman pada laga pertama di Piala Eropa. Dari 12 laga, mereka bisa menang 7 kali dan sisanya berakhir imbang.

Pertandingan lanjutan Grup C akan dimainkan pada Kamis (16/6/2016). Ukraina akan menghadapi Irlandia Utara dan Jerman ditantang Polandia.

Jerman 2-0 Ukraina (Shkodran Mustafi 19′, Bastian Schweinsteiger)

Jerman: 1-Manuel Neuer, 2-Shkodran Mustafi, 17-Jerome Boateng, 3-Jonas Hector, 4-Benedikt Hoewedes, 8-Mesut Oezil, 18-Toni Kroos, 6-Sami Khedira, 19-Mario Goetze (7-BastianSchweinsteiger 90′), 11-Julian Draxler (9-Andre Schuerrle 78′), 13-Thomas Mueller

Pelatih: Joachim Loew

Ukraina: Andriy Pyatov, 20-Yaroslav Rakitskiy, 3-Yevhen Khacheridi, 13-Vlacheslav Shevchuk, 17-Artem Fedetskyy, 9-Viktor Kovalenko (21-Alexander Zinchenko 73′), 6-Taras Stepanenko, 16-Sergiy Sydorchuk, 8-Roman Zozulya (11-Yevhen Seleznyov 66′), 10-Yevhen Konoplyanka, 7-Andriy Yarmolenko

Pelatih: Mykhaylo Fomenko

Wasit: Martin Atkinson

Daftar Agen bola Online terpercaya
Agen Bola Acehbet Judi Online Terpercaya Di Seluruh Indonesia

www.acehbet.com