Selasa, 19 April 2016

Hati-hati, 3 Fakta Tersembunyi Tentang Toilet Pesawat

























Fungsi toilet pesawat menjadi sangat penting terutama ketika Anda sedang berada dalam penerbangan jarak jauh yang memakan waktu belasan jam.

Namun sebelum menggunakan toilet pesawat, ada baiknya Anda ketahui lebih dulu beberapa fakta mengejutkan seputar toilet pesawat yang tak banyak diketahui.

Dilansir dari thrillist.com, ada beberapa fakta mengenai toilet pesawat yang belum banyak diketahui penumpang.

Pertama, ternyata pintu toilet pesawat dapat dengan mudah dibuka dari luar. Hanya dengan mengangkat tanda "WC" dan geser tombol ke posisi terkunci, pintu dapat langsung terbuka. Jangan sekali-sekali lakukan hal ini, kecuali jika ada teman Anda yang terjebak di dalam toilet dan membutuhkan pertolongan.

Kedua, air keran yang keluar dari wastafel di toilet pesawat benar-benar kotor. Menurut sebuah artikel dari Wall Street Journal pada tahun 2002, para peneliti pernah menguji air dari 14 penerbangan yang berbeda. Dan hasilnya, hampir semua sampel air mengandung puluhan bahkan ratusan bakteri, seperti Salmonella, Staphylococcus, bahkan larva dan telur serangga.

Fakta terakhir yang perlu Anda ketahui, toilet adalah bagian paling kotor dari pesawat. Menurut penelitian, ada beberapa bagian dari pesawat yang sangat kotor dan sebaiknya tidak Anda sentuh. Selain toilet, tempat kotor lainnya adalah meja, pendingin udara yang terletak di atas kepala, sabuk pengaman, dan yang paling kotor adalah gagang pintu toilet.


 Selamat datang di AcehPoker agen poker terpercaya.
tanggal 1 april - 1 mei ada promo,segera daftar di acehpoker
Untuk ID BARU  Min DP Rp 25.000 langsung dpt bonus Rp 10.000
dapatkan jackpot dan menangkan puluhan juta di acehpoker
Support Bank: BCA, BNI, BRI, MANDIRI, DANAMON
daftar disini http://bit.ly/1LsKms7
info lebih lanjut Hub livechat kami
salam pokermania  ^_^

Temuan Baru Pelaku Mutilasi Wanita Hamil di Tangerang

              Ini Pelaku Mutilasi Wanita Hamil di Tangerang



Temuan Baru Pelaku Mutilasi Wanita Hamil di Tangerang



Temuan Baru Pelaku Mutilasi Wanita Hamil di Tangerang









Penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Tangerang Kabupaten melakukan pengejaran lelaki berinisial AG yang diduga pelaku mutilasi wanita hamil di Cikupa, Tangerang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Khrisna Murti mengatakan, penyidik sudah mendapatan keterangan kunci dari salah satu saksi yang menyebut AG, suami korban yang melakuan pembunuhan tersebut.

"Kami sudah dapat keterangan dari salah satu saksi kunci, anggota masih di lapangan, terduga pelaku atas nama AG, itu berdasarkan keterangan saksi kunci. Sekarang sedang kami kejar," katanya, Sabtu 16 April 2016.

Sementara, apakah AG sebagai suami korban apa bukan penyidik masih terus melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi kunci tersebut, pelaku memintanya untuk membuang potongan tubuh dan barang bukti bersama pelaku.

"Ini artinya ada keterangan yang signifikan terkait peristiwa terbunuhnya korban. Nanti setelah diungkap, baru kita ketahui perannya dengan korban," ujar Krishna.

Informasi tentang identitas korban akan diketahui dari keterangan saksi maupun identifikasi terhadap jati diri maupun ciri ciri korban.

Terkait hasil autopsi, korban dibunuh dengan dengan cara dipukul di bagian kepala. Setelah itu, tubuhnya dipotong potong, bayinya mati, kaki kanan kiri terpotong, tangan kanan kiri terpotong. "Jadi ada kekerasan sebelum dia meninggal dunia".





Selamat datang di AcehPoker agen poker terpercaya.
tanggal 1 april - 1 mei ada promo,segera daftar di acehpoker
Untuk ID BARU  Min DP Rp 25.000 langsung dpt bonus Rp 10.000
dapatkan jackpot dan menangkan puluhan juta di acehpoker
Support Bank: BCA, BNI, BRI, MANDIRI, DANAMON
daftar disini http://bit.ly/1LsKms7
info lebih lanjut Hub livechat kami
salam pokermania  ^_^


Kamis, 07 April 2016

Ayah Sonya Depari Meninggal, Polresta Medan Hentikan Kasus

http://www.acehpoker.com/ref.php?ref=LAHAN888

Sonya Depari, siswi SMA Methodist Medan yang menolak ditilang dan mengaku sebagai anak dari Deputi Penindakan BNN Arman Depari, kini boleh merasa lega. Karena Polresta Medan menghentikan kasusnya.

Kapolresta Medan Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pihaknya tidak akan memperpanjang kasus Sonya Depari, karena berempati kepada keluarganya.

"Kita berempati pada keluarga Sonya, karena Ayahandanya Makmur Sembiring Depari meninggal dunia tadi pagi karena stroke. Kami ikut berbelasungkawa," ujar Mardiaz kepada Liputan6.com, Kamis (7/4/2016).

Mardiaz menuturkan, awalnya Polresta Medan akan memanggil orangtua Sonya sekaligus pihak sekolah, untuk membicarakan kasus ini.

"Ya tadinya nanti setelah di interogasi kita lakukan akan diketahui langkah-langkah selanjutnya. Tapi karena orang tuanya meninggal jadi kita urungkan," ujar Mardiaz.

Mardiaz juga mengatakan bahwa, kasus pencatutan nama yang terjadi seperti ini sebenarnya tidak bermasalah bagi Polisi, karena publik akan menilai sendiri. "Ya harapannya hal ini tidak terjadi lagi," papar Mardiaz.

Sonya Depari ditilang pihak kepolisian karena dianggap tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Ia dengan sengaja memasukkan penumpang ke dalam mobil sedan ia yang digunakan lebih dari kapasitas seharusnya.

Ketika ditilang, Sonya Depari eyang mengaku anak Irjen Arman Depari mengancam sang polwan bila berani menilangnya. Arman Depari sendiri adalah mantan Kapolda Riau yang kini bertugas sebagai Deputi Bidang Pemberantasan di BNN.

Bahkan, yang mengejutkan, Arman Depari membantah Sonya adalah anaknya. Ia mengaku tak memiliki anak perempuan. Ia hanya memiliki tiga orang anak yang semuanya berada di Jakarta, bukan di Medan.

MAU TAHU INFO LEBIH LANJUT KLIK DISINI

Agen Bola Acehbet Judi Online Terpercaya Di Seluruh Indonesia
Acehbet Hadir Untuk Anda Semua Pecinta Permainan Bola Judi Online Yang Khususnya Berada DiAsia
Dengan System Teknologi Baru & Server Kecepatan Max Akan Membuat Permainan Anda Lebih Seru
Anda Bisa Langsung Daftar Disini
http://www.acehpoker.com/ref.php?ref=LAHAN888

Polres Meranti Ringkus Dua Agen Togel di Kudap

www.acehbet.com

SELATPANJANG - Y alias Akian (41) dan MN alias Abong (35) warga Desa Kudap Kecamatan Tasik Putripuyu, Kepulauan Meranti, terpaksa harus mendekam di Polres Kepulauan Meranti setelah tertangkap basah sedang merekap nomor toto gelap (Togel) di salah satu rumah di Jalan Yosudarso Desa Kudap, Rabu kemarin.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi menjelaskan bahwa penangkapan terhadap kedua tersangka pelaku Togel ini berawal dari informasi masyarakat, yang mana keduanya (tersangka pelaku, red) sering menerima pesanan angka atau nomor undian berhadiah alias Togel di kediamannya (kediaman tersangka, red).

"Kedua tersangka pelaku berhasil diamankan pada Rabu 6 April 2016 sekira pukul 11.30 WIB, saat Operasi Bina Kesuma Siak 2016 yang dilaksanakan Sat Reskrim Res Kepulauan Meranti," ujar Mantan Ajudan Kapolri Sutanto itu.

Atas penangkapan ini, sebut Pandra, sedikitnya petugas telah berhasil mengamankan uang tunai Rp1.532.000, 1 (satu) buah Kalkulator, 3 (tiga) buah Handphone, 10 (sepuluh) buah Pena, 127 (seratus dua puluh tujuh) buah Kupon Putih, 2 (dua) lembar Kertas Rekap Besar bertuliskan Angka / Nomor, serta 9 (sembilan) lembar Kertas Rekap bertuliskan Angka / Nomor.

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka pelaku dikenakan pasal 303 KUHP ancaman kurungan diatas lima tahun penjara," jelas Pandra yang juga menegaskan kalau pihaknya tetap akan melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap tersangka pelaku guna mencari tahu siapa bandar besar atau penampungnya.

MAU TAHU INFO LEBIH LANJUT KLIK DISINI

Agen Bola Acehbet Judi Online Terpercaya Di Seluruh Indonesia
Acehbet Hadir Untuk Anda Semua Pecinta Permainan Bola Judi Online Yang Khususnya Berada DiAsia
Dengan System Teknologi Baru & Server Kecepatan Max Akan Membuat Permainan Anda Lebih Seru
Anda Bisa Langsung Daftar Disini
 
WWW.ACEHBET.COM
 
 

Istri ABK Disandera Abu Sayyaf Harap Suaminya Bisa Diselamatkan

http://www.acehpoker.com/ref.php?ref=LAHAN888

Telepon seluler tak pernah lepas dari pandangan Youla Lasut (31). Setiap ada nyala atau bunyi berdering, dia sigap dan langsung mengangkat telepon. Namun, lagi-lagi bukan dari Alvian Alvis Petty, sang suami tercinta yang disandera kelompok Abu Sayyaf.

Telepon yang belakangan sampai, kebanyakan berasal dari saudara dan teman. Ucapan turut prihatin sampai wejangan sabar terus diterima ibu dua anak itu.

"Saya berharap dihubunginya (suami). Ya saya berharap masih bisa diselamatkan suami saya. Saya masih berharap. Saya dapat telepon terakhir suami saya ya itu pas hari minggu," kata Youla ditemui di kediamannya di Jalan Swasembada Barat 17 no 25 RT 03 RW 03 Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (7/4/2016).

Youla mendapat kabar terakhir soal kondisi suaminya dan ABK Brahma 12 lainnya. Mereka masih dalam keadaan sehat. Informasi itu diperoleh dari perusahaan tempat suaminya bekerja, PT Patria Maritim Line.

"Masih saya terus komunikasi. Baik saya yang telepon ke perusahaan atau sama sebaliknya. Ya informasi dan statement dari pihak perusahaan, sampai saat ini mereka (perusahaan) bilang suami saya dalam keadaan baik-baik aja," ujar Youla.

Youla mengaku juga mendapatkan informasi dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) soal keadaan suaminya. Kemlu memintanya bersabar dan tak putus berdoa.

"Mereka (pemerintah) mohon doa dan dukungan aja. Kan mereka (pemerintah) sama perusahaan telepon sama pembajak dan katanya aman. Ya saya ikutin langkah pemerintah aja demi keselamatan suami saya," tutur Youla.

Tak Ada Firasat

Youla tidak pernah menyangka, pekerjaan suami sebagai ABK berisiko menjadi tawanan kelompok teroris. Tak ada firasat atau mimpi yang hadir sebelum pembajakan itu.

Rumah berlantai dua yang ditempatinya bersama sang suami dan kedua anaknya itu kini ramai didatangi keluarga dan para awak media. Semua bertanya hal sama. Kapan Alvian pulang?

"Alvian baru 2 bulan bekerja di sana. Dari dulu ya sekitar 7 tahun berlayar ya belum pernah kejadian apa-apa. Nggak ada itu firasat," tutur Youla.

Waktu penebusan 10 orang ABK Tugboat Brahma 12 memasuki detik-detik akhir. Meski begitu, dia tetap yakin dengan langkah yang diambil pemerintah. Dia yakin pemerintah memiliki cara terbaik untuk memulangkan suaminya. Sekalipun uang tebusan itu nantinya tidak dipenuhi, Youla yakin suaminya bisa pulang.

"Ya harapannya masih bisa diselamatkan lah dicari jalan terbaik yang nomor 1 lah. Apa yang diberikan pemerintah yakinlah yang terbaik," kata Youla yang bersiap-siap ingin pergi.

Pantauan Liputan6.com, Youla dan kedua anaknya beserta kerabat meninggalkan kediamannya. Dengan setelan baju dan celana coklat Youla mengajak kerabat menaiki sedan Toyota Corola B 231 VIS. Tapi enggan membuka ke mana tujuan mereka pergi.

"Ini mau cepet-cepet mas," singkat Youla.

Di kapal Brahma 12, Alvian bertugas sebagai 'second officer' atau mualim dua. Alvian bersama 9 ABK WNI lainnya saat itu sedang mengangkut 7.000 ton batubara untuk dibawa ke Filipina. Alvian dan 9 ABK lainnya bekerja di PT Patria Maritime Line yang berkantor di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Agen Bola Acehbet Judi Online Terpercaya Di Seluruh Indonesia
Acehbet Hadir Untuk Anda Semua Pecinta Permainan Bola Judi Online Yang Khususnya Berada DiAsia
Dengan System Teknologi Baru & Server Kecepatan Max Akan Membuat Permainan Anda Lebih Seru
Anda Bisa Langsung Daftar Disini
 
http://www.acehpoker.com/ref.php?ref=LAHAN888