Minggu, 12 Juni 2016

Si Penakluk Wanita – “Jadilah diri sendiri

 

Si Penakluk Wanita – “Jadilah diri sendiri, sudah hilang masa dimana manusia hidup dalam ketakutan akan pandangan orang lain. Bagiku orang seperti itu adalah kera, sedang aku sudah berevolusi menjadi manusia yang sebenarnya. Tidak ada manusia yang selalu benar di muka bumi ini, maka kenapa takut berbuat salah. Yang penting memang itulah aku apa adanya.”

Itu mottoku selama ini. Tak ada yang salah dengan motto itu, karena aku dapat apa yang aku ingin dan aku bahagia. Jika ada yang tidak suka, tuntut saja aku! Aku tidak takut! Bakat..! Aku yakin semua orang memilikinya. Hanya saja ada mereka yang tidak mengetahui atau lingkungan tidak menerima bakat itu sehingga kini mereka harus menjalani hidup yang membosankan. Hari demi hari dilalui begitu saja tanpa peningkatan dan kegembiraan saat mereka menjalaninya.

http://www.acehpoker.com/ref.php?ref=LAHAN888 

Sedangkan mereka yang lain lebih beruntung, karena kemampuan terbaik mereka tersalurkan. Ronaldo dengan sepakbolanya, Michael Jordan dengan basketnya, Jendral Arthur dengan taktik perangnya, Bon Jovi dengan suaranya, Leonardo Da Vinci dengan lukisannya, Einstien dengan penelitiannya, Al Capone dengan perampokan bank dan gank mafianya, Jack De Riper dengan pembunuhan berantainya, Hitler dengan NAZI-nya, Madam Omiko dengan rumah bordilnya, bahkan Dorce mampu mengasuh 1500 anak yatim piatu setelah menjadi wanita, serta masih banyak lagi nama-nama yang menjalani hidup bahagia sesuai dengan kata hatinya.

Resiko dalam hidup adalah hal yang pasti, jika kita memilih jadi pengecut maka jadilah pengecut sampai kita mati. Aku sempat merasakan hal itu, sampai mataku terbuka dan kini aku hidup bahagia dari hari ke hari.

Tiap orang dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangan. Tulisan ini akan menceritakan 26 tahun kisah hidupku yang membuatku sadar bahwa aku harus menjadi diriku sendiri dan mengembangkan bakatku yang dilahirkan sebagai penakluk kemaluan wanita sejati.

Aku anak satu-satunya, di tengah keluarga berada. Ayahku seorang pengusaha dan ibuku manager sebuah perusahaan. Sampai SMP kelas 3 semua yang aku alami biasa saja. Ya, makan, minum, belajar, bimbel, les musik, dan rekreasi bersama keluarga tiap liburan, hal-hal yang sebenarnya membosankan. Tapi waktu itu aku tidak menyadari bahwa itu membosankan karena aku tidak berpikir sejauh itu.

Semua itu berubah ketika aku sakit di sekolah dan pulang lebih dulu. Sampai di rumah kulihat di garasi ada mobil ibuku, ternyata dia sudah pulang. Aku ingin segera menemuinya untuk melaporkan sakitku. Tapi ketika aku akan mencapai pintu kamarnya yang sedikit terbuka aku dengar erangan ibuku merintih kesakitan. Kulihat dari sela pintu yang terbuka seorang lelaki berada di atas ibuku. Dia memaju-mundurkan pantatnya. Aku segera bersembunyi takut ketahuan. Oh Tuhan! Itu adik ayahku. Dia dan ibuku sedang bersetubuh. Dorongan yang ada dalam hati adalah melihat persetubuhan mereka.

Aku menahan keinginan untuk mengintip, tapi dorongan untuk kembali melihat lebih besar. Akhirnya kuintip mereka dari sela-sela pintu. Sebenarnya tidak ada yang bisa dilihat. Yang kulihat hanya mata ibuku terpejam dan digelengkan ke kiri dan kanan, serta pantat om-ku yang naik-turun, itu saja. Sampai suatu ketika om-ku berteriak keras dan menekan pantatnya lama ke bawah.

Lalu dia merebahkan badannya di atas ibuku dan mencium bibir ibuku dengan batang kemaluan masih di dalam kemaluan ibuku. Tak lama lalu ibuku memegang batang kemaluan om-ku dan mencabut dari lubang kemaluannya. Setelah itu dia merebahkan lagi badannya. Om-ku pun berbaring di samping ibuku dan kembali mencium bibir ibuku. Saat itulah bisa kulihat dengan jelas batang kemaluan om-ku yang masih tegak berdiri, dan lubang kemaluan ibuku yang mengeluarkan cairan di sela-sela bibirnya.

Warnanya merah dan masih tebuka. Itu pertama kali aku melihat kemaluan seorang wanita. Indah sekali..!
Sebelum mereka bangun aku sembunyi lagi, secara perlahan-lahan meninggalkan tempat itu dan pergi dari rumah. Aku tak mau mereka memergokiku. Aku baru kembali tepat saat jam anak-anak sekolah pulang ke rumah.

Kejadian itu selalu terbayang dalam benakku. Dorongan di hati untuk mempraktekkan apa yang kulihat selalu tumbuh. Tapi aku tidak berani melakukannya, selain itu mau sama siapa. Mau sama pelacur? dimana dan kapan waktunya? Aku juga malu mendatangi tempat seperti itu. Aku sadar aku masih anak-anak. Mau melakukan sama teman sekolah? Waduh kalau ketahuan sama keluarga besar dan teman-teman sekolah aku jadi lebih malu lagi. Rasa malulah yang membatasi terpenuhinya keinginanku bersetubuh dengan wanita.

Akhirnya aku tahan terus perasaan itu sampai pada suatu saat saudara sepupuku yang berusia sama dengan diriku akan melanjutkan SMA-nya di kotaku. Namanya Rosa, waktu itu kami berdua sudah lulus SMP. Dia anak tanteku dari Malang, dan akan tinggal bersama kami selama SMA. Dia SMA di sini agar bisa ikut bimbel dan lebih mudah masuk ke Unpad. Wajahnya cantik dan tubuhnya langsing sama seperti semua wanita dalam keluarga ibuku.

Tiap melihat wajahnya aku selalu teringat adegan pesetubuhan ibuku dan ingin sekali memasukkan batang kemaluanku ke dalam lubang kemaluan adik sepupuku itu. Aku sering membayangkan wajahnya berkeringat dan merintih-rintih kenikmatan saat berada di atasku sambil pantatnya naik-turun di atas batang kemaluanku. Hal ini tidak pernah aku katakan padanya karena aku takut dia akan marah, dan melaporkanku ke keluarga besar. Tentu saja aku akan malu setengah mati.

Aku tetap saja hidup dalam rasa takut untuk memenuhi keinginanku, hal itu sangat menyiksaku. Hingga pada suatu sore saat aku dan sepupuku belajar bersama di kamarku. Kami baru saja mandi dan sama-sama memakai piyama. Perbedaan piyama kami adalah celanaku panjang sedangkan dia pendek. Ketika kami mulai belajar, tiba-tiba dia berkata,

“Wa, kamu katanya pacaran ya? Kok enggak dikenalin?” candanya sesaat setelah kami mulai membuka buku.
“Yee.. Isu tuh?” jawabku.
Aku bilang itu karena aku memang belum punya pacar.
“Gimana mau punya pacar. Bokap nyokap aja udah wanti-wanti untuk nggak pacaran sampai aku lulus SMA,” tambahku sambil terus belajar.

“Alaahh..! Kamu kan pacaran sama Yenni,” candanya lagi.
Yeni adalah cewek terjelek di kelasku. Badannya gemuk, hitam, dan giginya tonggos. Tapi walaupun begitu gayanya tetap sok gaul. Rambut di bikin punk dan ngomongnya dimesra-mesrain. Wiihh..! Siapa yang bakal mau sama dia.
“Enaakk aja lo!” jawabku dengan tawa berderai.
Dia pun ikut tertawa.

“Alah ngaku aja Wa, jangan malu!” katanya tetap menggodaku sambil tertawa terbahak-bahak.
“Lu tega amat sih? Suer kagak. Busyeett deh! Kayak nggak ada cewek lain aja.”
Mungkin dia lagi ingin becanda, dia tetap menggodaku pacaran dengan Yeni. Aku pun tetap saja mengelaknya. Sampai akhirnya dia bilang,

“Atau kamu pacaran sama Reka?” tawanya berderai saat bilang Reka.
Reka sama parahnya dengan Yeni.
“Eh Sa..! Kamu kalau godain lagi dicium nih!” kataku sambil menunjukkan mimik serius.
“Siapa yang takut..! Weekkss,” katanya sambil menjulurkan lidahnya.
Langsung kucium pipinya sekilas dan aku kembali lagi ke tempatku. Oh Tuhan apa yang aku lakukan! Bagaimana kalau dia melaporkan ke orangtuanya. Aku terdiam, dia pun terdiam sambil mata kami saling bertatapan. Kami terus diam sampai sekitar semenit.

Tiba-tiba dia bilang, “Cantik mana Wa, Reka atau Yeni? Hihihihihiihi..!” dia berkata sambil terkekeh-kekeh. Ternyata dia menggodaku lagi. Aku langsung meloncat ke arahnya. Aku gelitik pinggangnya dan kami berguling-guling di atas tempat tidurku. Aku terus menggelitiknya, dia pun menggeliat-geliat menahan gelinya. Kami terus tertawa terbahak-bahak sampai tiba-tiba kami terdiam dengan nafas terengah-engah. Ketika kami sadari, badanku ternyata sedang menindih badannya. Pahanya terbuka dan pinggulku berada di antara selangkangannya. Tangan kananku masih memegang pinggangnya, sedang tangan kiriku bertumpu pada kasur. Kami terdiam ketika menyadari posisi kami. Nafas dia yang lembut terasa di wajahku.

Kuberanikan diri memajukan wajahku dan kukecup sekali. Kulihat dia memejamkan matanya. Lalu kucium lagi kali ini disertai dengan lumatan pada bibirnya. Dia awalnya diam saja, tak lama dia membalas lumatan bibirku. Kami berpagutan cukup lama. Rasanya nikmat sekali. Kucoba menurunkan tangan kananku untuk meraba susunya. Terasa kenyal di telapak tangan. Kuremas-remas dan kuputar. Dia mendesah sambil terus mencium bibirku.

Lalu tangannya dilingkarkan ke leherku. Sambil masih terus berciuman tangan kananku kuturunkan lagi untuk membuka ikat celana piyamaku. Celana piyamaku turun sampai sepaha. Tentu saja mudah melakukannya, tapi untuk melepaskan celana dalam, aku tak mau karena berarti aku harus melepaskan posisi kami sekarang. Rasanya terlalu indah untuk dihentikan. Akhirnya kukeluarkan kemaluanku melalui bagian pinggir celana dalamku. Kutarik-tarik sedikit agar lebih longgar.

Kami terus berpagutan, bibir kami tetap saling melumat. Tangan kananku kuusapkan ke pahanya, kunaikkan celana piyamanya ke atas, terus ke atas hingga kurasan tanganku menyentuh gundukan di antara selangkangannya. Oh Tuhan! Itu pasti kemaluannya. Terasa tebal dan basah. Dia melenguh lagi. Lalu kusingkapkan sisi celana dalamnya.

Kutarik paksa ke sisi yang lain, hal ini agar bibir kemaluannya terbuka dan tidak terhalang. Setelah pasti tidak akan terhalang lagi dengan celana dalamnya, aku memegang pangkal batang kemaluanku. Kudekatkan batang kemaluanku ke arah lubang kemaluannya. Saat melakukan itu semua kami masih berciuman.

Kugesek-gesekkan kepala kemaluanku ke bibir kemaluannya. Rasanya nikmat sekali. Badan Rosa agak naik ketika aku melakukannya. Saat itu kami masih terus berciuman. Ciuman kami makin ganas. Lidah kami saling bertemu. Karena tidak tahan untuk bersetubuh, kuletakkan kepala kemaluanku di tengah bibir kemaluannya.

Kutekan sedikit pantatku ke depan. Merasa batang kemaluanku akan masuk ke lubang kemaluannya, Rosa berkata pelan seperti berguman, “Wa..! Jangan Wa..!” katanya sangat pelan sambil terus berciuman. Sepertinya dia tidak sungguh-sungguh menyuruhku berhenti.

Aku pura-pura tak mendengarnya. Kutekan pantatku ke depan. Susah sekali memasukkan batang kemaluan ini, kugeser letak kemaluanku agak ke bawah bibir kemaluannya. Pelan-pelan kutekan lagi pantatku, kali ini tiba-tiba terasa ada sesuatu yang mengulum kepala kemaluanku.

Oh Tuhan! Rasanya luar biasa nikmat. Batang kemaluanku seperti diremas-remas. Dada Rosa terangkat ke atas dan kepalanya didongakkan ke atas. Hal ini membuat kami berhenti berciuman. Maka kuarahkan bibirku pada lehernya. Kucium lehernya yang putih dan harum.

Kutekan lagi pantatku, perlahan-lahan batang kemaluanku masuk semuanya. Aku hanya bisa memejamkan mataku menahan pijatan rongga kemaluan Rosa di seluruh batang kemaluanku. Lalu kumaju-mundurkan pantatku berulang-ulang.

Batang kemaluanku keluar-masuk melewati bibir kemaluan Rosa. Kuperhatikan reaksi yang dilakukan Rosa dan Ibuku agak berbeda. Rosa hanya mendongakkan kepalanya dan menggigit bibirnya sendiri dengan mata terpejam. Sedangkan Ibuku menggeleng-gelengkan kepalanya kiri kanan, dengan pantat ikut naik turun dan mulut yang tak henti merintih.

Setelah sekian menit, tiba-tiba Rosa mencengkeram bahuku dan badannya terhentak-hentak ke depan, sedangkan perutnya tertarik ke dalam. Rupanya dia mencapai orgasme. Terasa jepitan di dalam lubang kemaluannya.

Rongga kemaluannya terasa menggigit lembut batang kemaluanku. Aku pun mempercepat kocokanku. Ouughh! Nikmat terasa di seluruh syarafku. Tak lama, kenikmatan yang kurasa dari tadi menjadi berlipat-lipat. Seiring gesekan batang kemaluanku dengan lubang kemaluannya, kurasa seperti ada sesuatu yang tersumbat dalam batang kemaluanku yang ingin keluar.

“Ouughh!” kataku ketika aku mencapai orgasme. Aku muntahkan spermaku dalam rongga lubang kemaluannya. Badanku mengejang dan terhentak-hentak. Rasanya seluruh batang kemaluanku seperti disedot-sedot. Badanku terasa lemas dan aku lalu terkulai menindih badan Rosa.

Karena merasa keberatan, lalu Rosa mendorong bahu kananku sehingga kini kami saling berhadapan dengan posisi menyamping. Batang kemaluanku masih berada dalam lubang kemaluannya. Masih terasa kedut-kedut dan remasan yang membuat batang kemaluanku tetap tegang. Dalam posisi ini kami lalu berciuman dan berpagutan.

Setelah sekian lama berpagutan dengan batang kemaluan masih berada di dalam, lalu Rosa memegang batang kemaluanku dan mencabutnya keluar dari lubang kemaluannya. “Wa..! Kita buka baju aja yuk..!” katanya. Demi hujan badai, aku terkejut. Ternyata wanita jika sudah terangsang jadi lebih berani.

Mereka tidak malu lagi untuk memulai. Aku mengangguk. Dia lalu mencium bibirku, dan sambil berciuman kami membuka pakaian pasangannya masing-masing. Setelah itu kami melakukan seks sekali lagi dan kali ini terasa lebih nikmat karena kami sudah bertelanjang bulat. Gesekan antara kulit kami dan gigitan pada puting baik yang saya lakukan maupun yang dia lakukan menghasilkan kenikmatan yang luar biasa.

Kami selesai melakukan seks untuk yang kedua kali, tepat saat terdengar teriakan ayahku dari lantai bawah yang menyuruh kami untuk turun makan malam. Pada waktu itu aku sedang membasuh lubang kemaluannya di kamar mandiku.

Dia duduk di dudukan closet, badan di senderkan ke belakang dan kakinya di kakangkan. Terlihat gundukan lubang kemaluannya dikelilingi bulu-bulu tipis. Lubang kemaluannya sangat tebal dan bibir kemaluannya masih terbuka. Permukaan rongga lubang kemaluannya masih berdenyut-denyut. Indah sekali. Lalu kusiramkan air ke atasnya.

“Hii dingin Wa..!” katanya sambil merapatkan tangannya di dada. Lalu kuambil sabun dan kugosok perlahan bibir lubang kemaluannya. Ketika tanganku menyentuh bibir lubang kemaluannya kulihat dia memejamkan mata dan menggigit bibirnya. Sangat sensual! Melihat itu batang kemaluanku menjadi tegang lagi, saat itulah kudengar teriakan dari ayahku.

Lalu buru-buru kubilas lubang kemaluannya. Dia membantu menghapus sabun pada lubang kemaluannya.

“Wa..!! Kamu juga pengen lagi ya?” katanya saat sadar bahwa batang kemaluanku sedang tegang.
“Juga? Berarti kamu juga pengen dong?” aku tersenyum mendengar sepupuku keceplosan.
“Hihihihihi, iya ih Wa. Pengen lagi,” katanya sambil tersipu.
“Entar aja deh,” kataku.

Aku tidak ingin terlambat makan malam.
Lalu aku membersihkan batang kemaluanku. Dia membantu membersihkan. Gosokan tangannya sama persis seperti saat aku onani.

Walah! Jadi pengen lagi. Bisa tidak ikut makan malam nih, nanti mereka curiga lagi. Kalau sampai ketahuan berabe. Malunya itu loh! Masih kecil sudah gituan, sama saudara lagi. “Udah ah, udah bersih nih,” kataku menjauhkan tangannya. Lalu kami pun mengambil piyama yang baru, dan memakainya.
“Wa, entar lagi ya!” katanya saat kami menuruni tangga.

“Huss, jangan kenceng-kenceng,” kataku sambil berusaha tidak mengingat-ingat persetubuhan kami.
Aku takut batang kemaluanku besar lagi.
Makan malam waktu itu terasa lama sekali. Aku ingin cepat-cepat selesai. Tapi sudah tradisi di keluarga kami, makan malam pasti diisi dengan obrolan. Karena saat itulah seluruh anggota keluarga bisa berkumpul. Setelah beberapa lama, tiba-tiba saudara sepupuku berbicara,
“Ayo Wa! Yang tadi belum selesai..!” katanya sambil tersenyum ke arahku.
Aku tentu saja membelalakkan mataku menyuruh dia diam.
“Wah, kalian rajin belajar ya!” kata ayahku mendengar ucapan Rosa.
“Pelajaran apa sih?” sambung ibuku.

Aku melihat ke arah Rosa, aku takut dia akan menceritakan persetubuhan kami.
“Pelajaran baru Tante, dia ini jagonya,” jawab Rosa menunjuk ke arahku.
Walaahh! Mampus gua! Bokap nyokap curiga tidak ya? Aku benar-benar tegang takut mereka curiga. “Oh ya! Kok bisa sih? Padahal kamu kan bego banget,” canda ibuku melihat ke arahku. Tentu saja dia becanda, karena aku memang tidak “bego”. Aku coba tersenyum, padahal di dalam hatiku berdebar-debar takut salah jawab.

“Siapa dulu dong Ibunya..!” kataku senang menemukan jawaban yang cocok.
Berderai tawa orangtuaku, aku yakin tidak ada dari mereka yang mengerti maksud sebenarnya dari kata-kataku.

“Sudah kalian belajar lagi aja. Lagian ini Papa minta dikerokin, katanya masuk angin,” kata ibuku sambil berdiri dan melap bibirnya dengan serbet.
“Alaahh pake bilang dikerokin segala,” kataku dalam hati.

Aku merasa sebenarnya mereka akan bersetubuh. Aku lalu berdiri dan melangkah menuju tangga.
Rosa yang masih duduk sempat-sempatnya bicara, “Wa lanjutin yang tadi Wa! Belajar sama elo emang enak Wa, nggak ada bosen-bosennya.” Gila ini anak, kalau mereka tahu bagaimana. Buru-buru kutarik tangannya dan kami berlari menuju kamarku. Sesampainya di kamar, kami segera mengunci pintu dan melakukannya sekali lagi. Kami hanya bisa melakukan sekali, karena ketika aku minta tambah, dia tidak mau. Dia bilang lubang kemaluannya terasa ngilu.

Setelah kejadian itu, sampai kini, kami jadi sering melakukannya, tiap belajar bersama (karena itulah kami rajin belajar), kami melakukan seks sedikitnya sekali. Kami juga sering mandi bersama. Saling menggosok kemaluan lalu dilanjutkan dengan main seks. Kami juga mencoba berbagai macam gaya. Aku membeli sebuah buku seks yang berisi gaya-gaya main seks, lalu kami mempraktekannya bersama.

Dengan Rosalah pengetahuanku tentang seks bertambah pesat. Bagian-bagian yang disuka oleh wanita, bagaimana mengatur nafas, dan hal-hal lain. Aku juga diberitahu kalau rata-rata wanita susah terangsang, ada malah yang tidak merasakan apa-apa padahal sebuah batang kemaluan sedang maju-mundur mengisi lubang kemaluannya.

Tentu tidak semua wanita mau disetubuhi seperti itu. Susah untuk membuat seorang wanita mau begitu saja menyerahkan lubang kemaluannya. Kata Rosa itu semua tergantung bagaimana keahlian pria membawa sang wanita. Tiap wanita keinginannya berbeda, sang pria harus bisa melihatnya. Kalau hati sang wanita sudah kena, mau disetubuhi tiap hari juga enggak apa-apa. Mereka malah senang lubang kemaluannya dipermainkan oleh pria itu.

Tidak semua pria diberi kemampuan seperti itu. Ada pria yang sudah sangat beruntung jika ada seorang wanita yang mau dengan dia. Itu juga mungkin karena wanitanya sangat jelek atau perawan tua. “Perlu bakat Wa, untuk bisa mengentot banyak wanita,” kata Rosa. Rosa memang bicaranya vulgar dan ceplas-ceplos. Aku sendiri lebih memilih kata menyetubuhi dibanding “ngentot”.

“Percaya nggak Wa. Menurutku kamu punya bakat jadi tukang entot lo Wa,” katanya sambil tertawa terbahak-bahak. Aku tentu saja tertawa mendengar perkataannya. Saat itu aku tidak percaya kalau aku memang berbakat. Aku merasa hanya sedang beruntung bisa melakukannya dengan saudara sepupuku itu. Aku juga tetap hanya merasa beruntung ketika batang kemaluanku dikulum oleh teman sekelasku. Tapi ketika aku bisa menyelipkan batang kemaluanku di lubang kemaluan tanteku, guru SMA-ku, guru les privatku, Rani (saudara sepupuku satu lagi), dan Tuti (wanita yang kukenal di pesawat). Aku mulai percaya aku memang ditakdirkan sebagai “tukang entot”. Itu semua kulakukan selama aku masih di SMA. Tidak ada di antara mereka yang kupaksa atau di bawah pengaruh minuman keras. Semua memberikan lubang-lubang kemaluannya untuk meremas batang kemaluanku dengan sukarela.

Jangan kira mudah bagiku untuk menerima kelebihanku ini. Ada norma-norma di masyarakat yang membuatku takut jika perbuatanku nanti terbongkar oleh orang lain. Setiap kondisi ini datang aku selalu terbayang akan makian dan cemoohan orang lain, tapi aku tak bisa menolaknya, aku pasti meladeni mereka semua. Lama aku hidup dalam ketakutan yang sangat menyiksa itu.

Kembali Rosa jugalah yang berjasa dalam hidupku. Dia bilang rasa takut berlebihanlah yang membuat orang tidak bisa maju. Semua orang terkenal yang ada pasti memiliki rasa takut. Tapi mereka bisa mengatasinya. Jika memang dirimu seperti itu mengapa harus merubahnya menjadi orang lain. Merubah diri menjadi orang yang disukai oleh mereka, padahal orang itu bukan kamu yang sebenarnya.

Kini setelah 10 tahun sejak aku pertama kali mengenal lubang kemaluan. Sudah puluhan wanita yang merasakan desakan batang kemaluanku dalam rongga lubang kemaluannya. Tidak semua wanita yang kukenal mau bermain seks denganku. Ada yang menolak, ada yang setelah beberapa tahun baru bersedia, ada yang beberapa bulan, dan ada juga yang baru seminggu sudah mau.

Dan saat ini aku sangat bahagia mendapati diriku seperti itu, menyetubuhi banyak wanita, merasakan remasan alat kemaluan mereka dan menumpahkan spermaku di dalam rahim yang berbeda-beda. Kurasa itulah intinya, “BAHAGIA!” Peduli dengan orang lain. Kalau mereka tidak suka, mereka bisa menuntut kita.

Tulisan ini tidak bermaksud membuat pembaca menjadi seperti aku karena seperti yang kubilang aku percaya bakat tiap orang berbeda-beda. Kembangkan saja bakat pembaca walaupun seluruh dunia mencacinya. Percayalah jika kita mengikuti kata hati, merencanakan dengan matang dan sedikit keberuntungan, kita akan bisa hidup bahagia. Begitu saja surat dariku. Salam hangat dariku untuk pembaca semua!

http://www.acehpoker.com/ref.php?ref=LAHAN888





Hasil Piala Eropa 2016, Kroasia Menang atas Turki

Gelandang Kroasia, Luka Modric, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Turki pada pertandingan Grup D Piala Eropa 2016 di Paris, Minggu (12/6/2016)
 

Acehbet - Kroasia meraih kemenangan tipis 1-0 atas Turki pada laga pembuka Grup D Piala Eropa 2016 di Stadion Parc des Princes, Minggu (12/6/2016).

Gol tunggal kemenangan Kroasia dicetak oleh Luka Modric pada menit ke-41 lewat sepakan jarak jauh yang tak bisa diantisipasi kiper Turki, Volkan Babacan.

Pada laga ini, penguasaan bola antara Turki dan Kroasia sebenarnya cukup berimbang. Namun, Kroasia lebih banyak menciptakan peluang dibandingkan lawannya.

Berdasar statisik UEFA, Kroasia mampu melepaskan 14 tembakan pada babak pertama. Adapun Turki, cuma punya enam peluang dengan satu tembakan tepat sasaran.

Peluang terbaik Turki terjadi pada menit ke-29. Ozan Tufan yang berada di posisi bebas melepaskan sundulan. Namun, kiper Kroasia, Danijel Subasic, berhasil menghalaunya sesaat sebelum bola melewati garis gawang.

Serangan Kroasia baru membuahkan hasil pada menit ke-41. Memanfaatkan bola buangan Selcuk Inan, Modric melepaskan tendangan voli yang bersarang di pojok kiri gawang Babacan.

Turki memulai pertandingan babak kedua dengan menghadirkan tekanan ke gawang Kroasia. Namun, tim asal Balkan itu juga bisa merespons dengan sejumlah tembakan.

Pertandingan babak kedua berjalan lebih ketat. Jumlah peluang yang didapat kedua tim tidaklah sebanyak pada babak pertama.

Turki tampil lebih baik pada 45 menit kedua dengan memiliki lima tembakan berbanding dua milik Kroasia. Namun, tak ada gol tambahan tercipta. Kroasia bisa menjaga keunggulan 1-0 berkat gol Modrid hingga laga berakhir.

Pertandingan lanjutan Grup D akan dilangsungkan pada Senin (13/6/2016) antara Spanyol dan Rep. Ceko.

Turki 0-1 Kroasia (Luka Modric 41')

Susunan pemain:

Turki:
1-Volkan Babacan, 3-Hakan Balta, 15-Mehmet Topal, 8-Selcuk Inan, 18-Caner Erkin, 7-Gokhan Gonul, 14-Oguzhan Ozyakup (20-Volkan Sen 46'), 16-Ozan Tufan, 10-Arda Turan (17-Burak Yilmaz 65'), 6-Hakan Calhanoglu, 9-Cenk Tosun (21-Emre Mor 69')

Pelatih: Fatih Terim

Kroasia: 23-Danijel Subasic, 21-Domagoj Vida, 5-Vedran Corluka, 3-Ivan Strinic, 11-Darijo Srna, 7-Ivan Rakitic (13-Gordon Schildenfeld 89'), 19-Milan Badelj, 10-Luka Modric, 17-Mario Mandzukic, 4-Ivan Perisic (9-Andrej Kramaric 87'), 14-Marcelo Brozovic

Pelatih: Ante Cacic

Wasit: Jonas Eriksson

Daftar Agen bola Online terpercaya
Agen Bola Acehbet Judi Online Terpercaya Di Seluruh Indonesia

www.acehbet.com

Sabtu, 11 Juni 2016

KISAH UANG 150 JUTA

 
Acehpoker Online - Sebelum pulang kantor, sang suami menelpon istrinya, "Sayang, alhamdulillah, bonus akhir tahun dari perusahaan sudah turun, Rp. 150 juta." Di ujung telpon, sang istri tentu saja mengungkapkan rasa syukurnya, "Alhamdulillah, semoga barokah ya mas".

Sejak beberapa bulan yg lalu mereka sudah merencanakan beli mobil sederhana untuk keluarga kecilnya. Dan uang yg turun mereka rasa cukup pas sesuai budget.

Namun dalam perjalanan pulang, dia ditelp oleh ibunya di kampung, "Nak, kamu ada tabungan? Tadi ada orang datang ke rumah. Ternyata almarhum ayahmu punya hutang ke dia cukup besar, Rp. 50 juta." Tanpa pikir panjang, ia pun bilang ke ibunya, "Iya, Bu, insyaAllah ada." Dalam perjalanan pulang ia pun sambil berpikir, "Nggak apa-apa lah, masih cukup untuk beli mobil yg 100 jutaan. Mungkin ini lebih baik."

Ia pun melanjutkan perjalanan. Belum tiba di rumah, HP-nya kembali berdering. Seorang sahabat karibnya semasa SMA tiba-tiba menghubunginya sambil menangis. Sahabatnya itu sambil terbata mengabarkan bahwa anaknya harus segera operasi minggu ini. Banyak biaya yg tidak bisa dicover oleh asuransi kesehatan dari pemerintah. Tagihan dari rumah sakit Rp. 80 juta.

Ia pun berpikir sejenak. Uang bonusnya tinggal 100 juta. Jika ini diberikan kepada sahabatnya, maka tahun ini ia gagal membeli mobil impiannya. Tapi nuraninya mengetuk, "Berikan padanya. Mungkin kamu memang jalan Allah untuk menolong sahabatmu itu. Mungkin ini memang rezekinya yang datang melalui perantara dirimu." Ia pun menuruti panggilan nuraninya.

Setibanya di rumah, ia menemui istrinya dg wajah yg lesu. Sang istri bertanya, "Kenapa, mas? Ada masalah? Nggak seperti biasanya pulang kantor murung gini?" Sang suami mengambil napas panjang, "Tadi ibu di kampung telp, butuh 50 juta untuk bayar utang almarhum bapak. Nggak lama, sahabat abang juga telp, butuh 80 juta untuk operasi anaknya. Uang kita tinggal 20 juta. Maaf ya, tahun ini kita nggak jadi beli mobil dulu."

Sang istri pun tersenyum, "Aduh, mas, kirain ada masalah apaan. Mas, uang kita yg sebenarnya bukan yg 20 juta itu, tapi yg 130 juta. Uang yg kita infakkan kepada orang tua kita, kepada sahabat kita, itulah harta kita yg sesungguhnya. Yg akan kita bawa menghadap Allah, yg tidak mungkin bisa hilang jika kita ikhlas. Sedangkan yg 20 juta di rekening itu, masih belum jelas, benaran harta kita atau akan menjadi milik orang lain."

Sang istri pun memegang tangan suaminya, "Mas, insyaAllah ini yg terbaik. Bisa jadi jika kita beli mobil saat ini, justru menjadi keburukan bagi kita. Bisa jadi musibah besar justru datang ketika mobil itu hadir saat ini. Maka mari baik sangka kepada Allah, karena kita hanya tahu yg kita inginkan, sementara Allah-lah yg lebih tahu apa yg kita butuhkan."
.
Sempatkanlah menulis SUBHANALLAH dikomentar
dan bantu SEBARKAN renungan ini

http://www.acehpoker.com/ref.php?ref=LAHAN888

Prediksi Euro 2016 / Prediksi Skor Austria Vs Hungary 14 Juni 2016


Prediksi Skor Acehbet - Austria Vs Hungary yang akan di adakan pada tanggal 14 Juni 2016 Pada Pukul 23:00 WIB Di Stadium Matmut-Atlantique (Bordeaux)

Laga Euro yang sejatinya sangat seru akan berlangsung kini team yang bertanding adalah Austria Vs Hungary. Pertandingan yang akan berlangsung di Stadium Stade Matmut-Atlantique (Bordeaux). Kedua team yang bertanding pada saat ini belum bisa di pastikan siapa pemenangnya oleh karena itu, ini akan menjadi permainan yang mendebarkan dan Pantas untuk di saksikan.

Austria – Laga pada tanggal 14 Juni nanti akan membuktikan apakah team Austria bisa mendapatkan kemenagan atau tidak, karena lawan Austria terbilang memiliki kemampuan yang cukup baik. Austria yang pada 5 pertandingan terakhirnya tidak terlihat baik harus berjuang keras pada laga kali ini agar mendapatkan kemenangan. Walaupun hal itu sulit tetapi kami akan tetap berjuang.

Hungary – Laga terakhir yang di jalani oleh Hungary saat menghadapi jerman pada laga pertandingan persahabatan harus berakhir dengan kekelahan yang di rasakan oleh Hungary, tetapi team yang mendapatkan 2 hasil seri 2 hasil kemenangan dan 1 hasil kalah pada 5 pertandingan terakhirnya akan berusaha sebaik mungkin demi mendapatkan kemenangan saat melawan Austria.

Statistic Austria Vs Hungary

Pertandingan Pertemuan Austria Vs Hungary :

16/08/06, Austria 1 – 2 Hungary
16/08/00, Hungary 1 – 1 Austria
25/03/98, Austria 2 – 3 Hungary
24/04/96, Hungary 0 – 2 Austria
23/03/94, Austria 1 – 1 Hungary

5 Pertandingan Terakhir Bermain Austria :

18/11/15, Austria 1 – 2 Switzerland
26/03/16, Austria 2 – 1 Albania
30/03/16, Austria 1 – 2 Turkey
01/06/16, Austria 2 – 1 Malta
05/06/16, Austria 0 – 2 Netherlands

5 Pertandingan Terakhir Bermain Hungary :


13/11/15, Norway 0 – 1 Hungary
16/11/15, Hungary 2 – 1 Norway
27/03/16, Hungary 1 – 1 Croatia
20/05/16, Hungary 0 – 0 Côte d’Ivoire
04/06/16, Germany 2 – 0 Hungary

Susunan Pemain Austria Vs Hungary :

Austria : R. Almer – F. Klein – S. Prödl – C. Fuchs – A. Dragović – D. Alaba – Z. Junuzović – J. Baumgartlinger – M. Sabitzer – M. Arnautović

Hungary : G. Király – Á. Pintér – R. Guzmics – A. Fiola – T. Kádár – Á. Lang – B. Dzsudzsák – G. Lovrencsics – L. Kleinheisler – Á. Nagy – Á. Szalai

Pasaran Bola Acehbet :

Austria 0 vs 3/4 Hungary
Over/Under 2.1/4

Prediksi Skor Acehbet 2-1

Daftar Agen bola Online terpercaya
Agen Bola Acehbet Judi Online Terpercaya Di Seluruh Indonesia

www.acehbet.com


Gol “Injury Time” Bikin Rusia Tahan Imbang Inggris

Eric Dier merayakan gol Inggris ke gawang Rusia bersama Wayne Rooney dan Dele Alli pada laga yang dilangsungkan di Stade Velodrome
 
Acehbet.com – Tim nasional Inggris harus puas bermain imbang 1-1 pada pertandingan pertama Grup B Piala Eropa 2016 di Stadion Velodrome, Sabtu (11/6/2016) atau Minggu dini hari WIB.

The Three Lions, julukan timnas Inggris, unggul lebih dulu pada menit ke-73 melalui tendangan bebas Eric Dier. Akan tetapi, kemenangan Inggris pupus lantaran sundulan Vasili Berezutski yang diteruskan oleh Denis Glushakov pada injury time.

Pada laga ini, Inggris tampil lebih mendominasi. Namun, pertahanan rapat dan permainan disiplin Rusia membuat Wayne Rooney dkk kesulitan untuk membongkarnya.

Wayne Rooney dkk memiliki 53 persen penguasaan bola. Selain itu, mereka juga bisa melepaskan 16 tembakan – enam tepat sasaran, berbanding enam peluang milik Rusia.

Sempat dilanda frustrasi lantaran tak kunjung mencetak gol, The Three Lions memecah kebuntuan pada menit ke-73. Bermula dari pelanggaran terhadap Dele Alli di depan kotak penalti, Dier mengambil eksekusi tendangan bebas yang tak kuasa ditahan oleh kiper Igor Akinfeev.

Keunggulan satu gol bisa dipertahankan Inggris hingga menit ke-90. Akan tetapi, memasuki menit kedua injury time, kemenangan The Three Lions yang sudah di depan mata sirna.

Bermula dari umpan silang, Berezutski bergerak lebih cepat daripada kiper Joe Hart untuk menyundul bola. Glushakov meneruskan sundulan rekan satu timnya untuk memastikan bola melalui garis gawang Inggris.

Skor akhir 1-1 untuk kedua tim. Kekecewaan tampak jelas di wajah para pemain Inggris seusai pertandingan.

Dengan hasil ini, Inggris dan Rusia tertahan di peringkat kedua Grup B. Posisi puncak diisi oleh Wales yang meraih kemenangan tipis 2-1 atas Slovakia pada pertandingan sebelumnya.

Daftar Agen bola Online terpercaya
Agen Bola Acehbet Judi Online Terpercaya Di Seluruh Indonesia

www.acehbet.com