Sabtu, 09 Juli 2016

Selebrasi Bale dan Anaknya Berujung Denda


Bola Bca - Asosiasi Sepak Bola Wales (FAW) mendapatkan denda dari Badan Tertinggi Sepak Bola Eropa (UEFA) terkait selebrasi sejumlah pemainnya yang membawa masuk anak-anaknya ke dalam lapangan permainan.

Kejadian itu terjadi saat Wales menang atas Irlandia Utara dan Belgia pada fase gugur Piala Eropa 2016.

Beberapa pemain Wales, yakni Gareth Bale, Neil Taylor, dan Hal Robson-Kanu, kedapatan merayakan kemenangan Wales pada babak 16 besar dan perempat final itu bersama anak-anaknya di lapangan. Selebrasi Bale menjadi yang paling disorot.

Seusai laga kontra Irlandia Utara, pemain Real Madrid itu terekam kamera berlari-lari di lapangan bersama anak perempuannya yang baru berusia tiga tahun, Alba Violet.


Pemandangan tersebut mengundang banyak respons positif. Mereka menilai perayaan Bale bersama anaknya itu sebagai sesuatu yang indah dan membahagiakan.

Namun, tidak demikian bagi UEFA. Mereka menjatuhkan denda kepada FAW atas selebrasi yang dilakukan oleh Bale dkk karena alasan keamanan

"Kami kecewa. Saya pikir kami sudah memahami isu-isu keamanan pada semua laga. Faktanya, terkait hal tersebut, FAW dikenai denda oleh UEFA," ujar Kepala Eksekutif FAW, Neil Ward, kepada BBC, Sabtu (9/7/2016).

"Padahal, kami sudah mengantisipasinya karena jelas kami tahu bahwa hal itu menyangkut generasi masa depan," kata Ward melanjutkan.


Direktur Turnamen UEFA, Martin Keller, secara tegas menyatakan bahwa stadion bukanlah tempat yang aman untuk anak kecil.

Keller bersikeras melarang orang-orang yang tidak memiliki kartu akreditasi untuk masuk ke lapangan permainan atau area tim berada.

"Ini adalah kejuaraan Eropa, bukan pesta keluarga. Stadion bukanlah tempat yang paling aman untuk anak kecil," tutur Keller.

Kiprah Wales pada Piala Eropa 2016 memang tergolong mengejutkan. Sebagai negara debutan di turnamen tersebut, Wales mampu menampilkan performa impresif.

Pada fase grup, tim asuhan Chris Coleman itu sanggup memuncaki klasemen dengan raihan enam poin, atau unggul satu poin dengan negara tetangganya, Inggris.

Keberhasilan itu mengundang euforia dari kubu The Dragons, julukan Wales. Namun, rasa sukacita yang mereka tunjukkan dengan membawa anak-anaknya ke lapangan berujung sanksi dari UEFA.

"(Selebrasi) itu adalah pemandangan yang bagus. Kami tidak 100 persen anti dengan hal itu, tetapi mereka juga harus berhati-hati," ucap Keller.

Piala Eropa 2016 memang diliputi sejumlah kejadian tragis. Keributan antarsuporter dan terorisme memicu kekhawatiran yang besar bagi para penikmat turnamen tersebut.

Bahkan, bek andalan Jerman, Jerome Boateng, pernah menyatakan tidak akan membawa anak dan istrinya ke stadion selama Piala Eropa 2016 karena alasan keamanan di Perancis yang kurang kondusif.

www.acehbet.com

Cerita Terbaru soal Materazzi Vs Zidane


Bola Bca - Hari ini, Sabtu (9/7/2016), merupakan peringatan 10 tahun peristiwa tandukan dari Zinedine Zidane kepada Marco Materazzi.

Kejadian ini terjadi pada final Piala Dunia 2006 antara Italia dan Perancis. Bek tengah legendaris Italia, Marco Materazzi, mengungkapkan kalimat yang sebenarnya dia ucapkan sebelum disundul oleh eks kapten Prancis, Zinedine Zidane, pada saat itu.

Materazzi dan Zidane merupakan bintang dari laga puncak tersebut. Zidane mencetak gol pada menit ke-7 dan Materazzi menyamakan skor pada menit ke-19. Italia akhirnya keluar sebagai juara setelah menang 5-3 dalam drama adu penalti.

Kendati Gli Azzurri menjadi kampiun, Materazzi mengaku salah. Apalagi, perbuatan pria berusia 42 tahun ini sampai membangkitkan amarah Zidane, yang akhirnya melepaskan tandukan dan dikartu merah wasit.

"Apa yang saya katakan sungguh bodoh," ujar Materazzi dalam wawancara dengan surat kabar Prancis, L'Equipe, Jumat (8/7/2016).

"Akan tetapi, saya tidak pantas menerima reaksi Zidane. Anda akan mendengar kata-kata yang lebih kasar di jalanan Naples, Milan, atau Paris dengan kalimat yang lebih serius," tuturnya lagi.

Kalimat versi yang paling umum dari peristiwa tersebut sampai sekarang adalah Materazzi menghina ibu Zidane. Namun, Bek Terbaik Serie A 2007 itu menyangkal.

"Ibu saya meninggal saat saya berusia 15 tahun. Saya tidak akan pernah menghina seorang ibu," kata Materazzi.

"Saya berbicara tentang adiknya," ucapnya lagi.

Sebelumnya, Materazzi juga pernah bercerita lebih jauh bahwa kejadian bermula ketika dia menarik baju Zidane.

Lalu, Zidane mengatakan, "Jika kamu menginginkan baju saya, akan saya berikan setelah laga," dan Materazzi menjawab, "Saya lebih suka pelacur seperti saudara perempuan Anda."

Di sisi lain, mantan bintang lini belakang Inter Milan ini menyesalkan tindakannya yang membuat dia terus dibayang-bayangi kesalahan. Dia berharap bisa lebih mengingat golnya dalam laga puncak tersebut.

"Saya tidak menyimpan dendam apapun dan tidak akan pernah," ujar Materazzi.

www.acehbet.com



Foto-foto Penyiksaan Terhadap Kaum Muslimin Rohingya Myanmar | Ini Vedio Nya


Negara Burma yang sekarang ini lebih dikenal dengan Negara Myanmar, Negara seluas 680.000 kilometer persegi yang beribukota di Naipyidaw sejak 2005 ini telah lama menjadi daerah nestapa bagi kaum minoritas muslim Rohingya Arakan. Dengan populasi 50 juta jiwa, di mana minoritas muslim yang tinggal di daerah Rakhine (Arakan) menjadi bagian dari 1% populasi Myanmar.



Stabilitas politik dan keamanan yang menimpa negeri itu ikut menjadi faktor kekacaun sosial masyarakat dewasa ini, pemerintahan junta militer yang mengambil alih kekuasaan pada tahun 1988 masih menancapkan kuku kekuasaannya Negara yang mayoritas penduduknya beragama Budha itu.



Sebenarnya penyebaran Islam di Burma jauh dimulai sejak masa khilafah abasiyah, berdirilah beberapa kerajaan Islam di Burma khususnya di daerah Arakan, kaum muslimin terutama berasal dari etnis Rohingya berbondong-bondong memeluk agama Islam setelah melihat cahaya kebenaran, keadilaan, persamaan strata dan kedamaian yang yang dibawanya. Nestapa dan penyiksaan yang dilakukan terhadap kaum muslimin Burma mulai terasa ketika kerajaan-kerajaan Budha di sana melakukan penjajahan terhadap beberapa daerah dengan penduduk muslim yang banyak, berbagai bentuk usaha anarkis untuk melakukan genosida terhadap muslim Rohingya mulai dilancarkan para biksu Budha di sana.


Tahun 1784-1948, hampir seluruh kerajaan-kerajaan Budha bersatu padu menyerang kerajaan muslim di wilayah Arakan, berbagai tindakan tak berperikemanusiaan dilancarkan kepada mereka, pembunuhan sadis, perampokan dan penghancuran bangunan-bangunan symbol Islam seperti masjid-masjid dan sekolah-sekolah muslim terus menerus dilancarkan. Tepat tahun 1948 Inggris memberikan kemerdekaan yang sifatnya formalitas belaka terhadap Burma setelah melakukan perundingan alot dengan seluruh etnis yang ada di Burma kecuali etnis muslim Rohingya, kemerdekaan yang setengah-setengah itu masih menyisakan berbagai derita atas ummat Islam di sana, penyiksaan masih terus dilancarkan biksu-biksu Budha dan tentara-tentara penjajah, hal ini memaksa ribuan kaum muslimin Rohingya mengungsi dan berpindah Negara ke beberapa Negara tetangga.

1962, terjadi pemberontakan militer di bawah komando Jendral Ne Win, tampuk pimpinanpun berpindah kepada junta militer, namun tetap saja penindasan terhadap ummat Islam Rohingya dilancarkan, bahkan apa yang dilakukan Hindu menjadi lebih sadis dan anarkis.

1982-2012, pemerintah berusaha mewujudkan program pemusnahan (genosida) terhadap seluruh etnis keturunan muslim Rohingya karena dianggap bukan penduduk asli Burma, maka ribuan muslim Rohingya dibantai dan dibakar dengan sadis. Pembantaian sadis terhadap kaum muslimin sempat agak mereda, namun tahun 2012 kembali lagi berkobar konflik antara Hindu dan muslim Rohingya, sebuah bus yang mengangkut puluhan orang muslim Rohingya dicegat lalu diserang, beberapa orang dari muslim Rohingya dibunuh dengan sadis.

Klik Video Dibawah ini

http://www.acehpoker.com/ref.php?ref=BKS808
 





Pembantaian Muslim di Burma (Myanmar) | Video Nya


Belakangan ini ada banyak beredar foto mengenai perkembangan kasus kerusuhan antara umat muslim Rohingya dan umat Buddhist yang ada di Burma. Foto-foto tersebut umumnya beredar di situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, termasuk melalui BBM.

Tapi tahukah anda bahwa tidak semua foto tersebut benar, ada beberapa foto yang ternyata hanyalah ulah orang-orang tidak bertanggung jawab yang ingin memperkeruh keadaan. Berikut ini adalah beberapa gambar yang pernah dan sering beredar yang setelah saya selidiki ternyata hoax.

Karena foto hoax yang berhasil dikumpulkan jumlahnya banyak, maka gambar saya tampilkan dalam bentuk gallery. Silahkan klik tiap gambar untuk membaca keterangannya.


Kesimpulan
Sebelum menerima sebuah berita maka sebaiknya kita harus melakukan pengecekan terhadap berita tersebut, apakah benar adanya atau tidak, apalagi jika kabar tersebut hanya dari mulut ke mulut atau situs jejaring sosial yang disampaikan secara berantai. Berikut beberapa tips yang bisa digunakan untuk mengetahui mana berita yang dapat dipercaya dan mana yang tidak:
Pastikan Berasal Dari Sumber Yang Terpercaya dan Netral

Berita-berita yang baik adalah berita yang bersumber dari portal berita terpercaya. Memang tidak semua portal berita bebas dari kepentingan tapi kita juga bisa menilai mana yang netral dan tidak, dan mana yang memiliki reputasi baik dan tidak.


Ketika mencari berita tentang lumpur Lapindo janganlah mencarinya di TvOne karena pemilik stasiun tersebut adalah Bakrie yang notabene terlibat dalam kasus tersebut. Ketika mencari tau tentang situasi partai Nasional Demokrat jangan juga mencarinya di Metro karena yang tampil pasti yang baik-baik saja mengingat pemilik Metro adalah Surya Paloh, sang Ketua Umum Partai Nasional Demokrat.

Begitu juga ketika mencari berita tentang kerusuhan antar agama, janganlah mencarinya di situas agama yang terlibat karena beritanya pasti memihak komunitasnya. Carilah di situs berita yang netral dan tidak memiliki visi misi dakwah agama dalam pemberitaannya.
Gunakan Google Image Untuk Melakukan Pengecekan

Ketika anda melihat sebuah foto yang bisa anda lakukan adalah mengecek apakah ada foto yang sama beredar di Internet, kemudian lihat sumbernya apakah kredibel dan netral atau tidak, dan lihat juga kapan foto tersebut diindeks oleh Google. Ketika anda hanya menemukan gambar yang sama di blog atau di Facebook maka anda bisa meragukannya, dan ketika melihat tanggal terindeks maka tanggal yang lebih dulu lah yang dapat dipercaya kebenarannya.

 http://www.acehpoker.com/ref.php?ref=BKS808



Pepe Tambah Kekuatan Portugal Jelang Final


Bola Bca - Bek tengah Portugal, Pepe (33), telah kembali latihan penuh bersama rekan-rekannya di markas latihan tim di Marcoussis, di luar Paris, pada Sabtu (9/7/2016).

Bek Real Madrid tersebut absen di laga semifinal karena cedera hamstring.

Ia adalah satu-satunya pemain yang terkena problem kebugaran dari semua skuat Fernando Santos.

Alhasil, Portugal kini kembali ke kekuatan penuh jelang laga pamungkas.

Latihan pada hari Sabtu cerah itu dimulai pukul 10.00 waktu setempat dan dihadiri oleh para jurnalis untuk 15 menit pertama.

Pepe adalah pemain Portugal yang menorehkan jumlah menit tampil terbanyak keempat di Prancis (510 menit).

Ia hanya kalah dari kiper Nani (586), dan kiper Rui Patricio dan Cristiano Ronaldo yang melahap semua menitnya (600) di turnamen.

 http://www.acehpoker.com/ref.php?ref=BKS808